Moris Priyandono

Free Download MP3 Quran - www.blangkon.org

| Senin, 25 Juli 2011
bismillah.. saya rilis situs download mp3 Quran dari berbagai Qori' yang beralamat di www.blangkon.org. Direct link, No Advertise, No Torrent. Tanpa basa-basi & embel2 iklan pokoknya. Sekali klik, langsung download. Situs ini adalah situs non profit dan tidak mempunyai keterkaitan apapun dengan politik  melainkan hanya bertujuan untuk memberikan pelayanan dalam hal ini audio Qur'an kepada seluruh umat Muslim di dunia. Beberapa sudah bisa didownload dan saat ini proses upload masih berlangsung. Ingin nge-LIKE disini. Berikut adalah list2 para Qori:

01 Abdurrahman As Sudais
02 Saad Al Ghamidy
03 Al Mathrud
04 Su'ud Assyuraim
05 Maher Al Muaqly
06 Mishary Alafasy

Biaya Lasik

| Senin, 04 April 2011
Awal tahun ini ketika saya datang ke pameran Islamic book Fair di GOR UNY Jogja, disana juga ada stand LASIK dari RS Mata "YAP". Saya sempat dapat brosurnya, detail biaya lasik juga tertulis disitu. Ini sebenarnya untuk menjawab pertanyaan dari temen-temen, karena saya juga pernah melakukan lasik setahun lalu. Ditambah lagi kalo di pencarian google dengan kata kunci "lasik jogja" blog ini berada di halaman pertama :)

Kebun Buah Mangunan, Pameran & dusun Kinahrejo kini

| Sabtu, 26 Februari 2011
Akhir bulan yang lalu, lagi-lagi aku mengambil cutiku untuk pulang ke Jogja selama lebih dari 2 minggu. Indonesia dilanda musim hujan yang cukup merata, siangnya terasa panas "ngenthang2", sorenya langsung turun hujan "mak bress..". Susah ditebak memang, apalagi kalo yang punya planning buat keluar rumah, harus sedia payung sebelum hujan. Di Jogja lagi heboh ada isu 'crop circle' lagi.

Ternyata bertepatan dengan perayaan Sekaten. Sekaten menurut Wikipedia yaitu: "Sekaten atau upacara Sekaten (berasal dari kata Syahadatain) adalah acara peringatan ulang tahun nabi Muhammad s.a.w. yang diadakan pada tiap tanggal 5 bulan Jawa Mulud (Rabiul awal tahun Hijrah) di alun-alun utara Yogyakarta (dan juga di alun-alun Surakarta secara bersamaan). Upacara ini dulunya dipakai oleh Sultan Hamengkubuwana I, pendiri keraton Yogyakarta untuk mengundang masyarakat mengikuti dan memeluk agama Islam."